Cari Blog Ini

Rabu, 17 Februari 2010

I LOVE HIM

"Hikari-chan, tendang bolanyakesini?" teriak Ichi-kun mengarahkan agar aku melempar bola sepak yg ada padaku kearahnya. Saat ini,Ichi-kun berada di daerah finalti lawan. Dia diapit 2 orang dari pemain lawan dengan ketat. Aku bimbang antara menendang atau tidak. Aku melihat sekeliling. Terlihat Daiki-kun berlari tanpa penjagaan sekeliling.
"Daiki-kun,ayo lihat kemari?"gumamku sambil terus berharap dia menatapku.
"Hikari-chan. Ayo" teriak Ichi-kun sekali lagi. Saat bersamaan, Daiki-kin menatapku. Aku memberi isyarat dengan gerakan mata.

"DUK"aku menendang bola kearah Daiki-kun. Bola itu melambung dan...
"TEP"
...daiki-kun berhasil mendapatkannya. Dia menggiring bolanya.
"Ichi"
teriak Daiki-kun sambil menendang bola kearah Ichi-kun.
"DUK"
Bola itu melambung dan diterima Ichi-kun dengan sundula kepala yang ia arahkan ke gawang lawan.Dan....
"GOOOOOLLLLL"
"yeeee"
bolanya berhasil masuk dengan sukses.
" PRIIIITTT"
Bersamaam dengan bunyi peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan final campuran.
"kombinasi yang hebat" puji Takizawa-senpai, penjaga gawang klub kami.
"terima kasih"jawabku,Ichi-kun,Daiki-kun bersamaan. Ichi-kun&Daiki-kun mengusap rambutku. Aku tersenyum menatap mereka.
Beberapa saat kemudian,...
Anggota klub Higashi & klub Yamane berdiri saling berhadapan.
"Selamat ya. Kalian memang hebat." kata Tachibana-senpai, kapten klub Higashi saat bersalaman dengan Daiki-kun, kapten klub Yamane.
"sama-sama"
semua anggota saling bersalaman dan memberi salam terakhir dengan membungkukkan badan. Klub Yamane menjadi juara 1 di Event Futsal Campuran yg diadakan kota kami setiap festival olahraga. Kami mendapat hadiah tropi dan uang 250000 yen dari bapak walikota,Kinimisu-san.
"YEEEE"
kami mengangkat piala sambil trsenyum kearah kamere yang siap untuk mengabadikan kenangan ini.
"KLIK"
"hikari,ada temanmu" teriak ibu membuyarkan lamunanku.
"ya"jawabku. Aku meletakkan foto ketempat semula dan bergegas turun ke bawah.
"Maaf. Lama ya?" kataku sambil menggaruk-garuk kepala yang tidak gagal dan tersenyum cengir melihat mereka.
"hampir 1/2 jam kita nuggu kamu. Ngapain aja sich?" Dari nada bicaranya, kayaknya Ichi-kun marah.
"biasalah, Ichi. Itukan wajar Bagi anak cewek" jawabku.
"haaa....."
tidak tahu kenapa Ichi-kun tertawa.Daiki-kun yang diam juga ikut tersenyum dengan menutup mulutnya.
"Apaan sich, kalin" gerutuku. Aku berjalan keluar rumah.
"ibu aku berangkat" teriakku setelah selesai mengenakkan sepatu di gekkan. Aku meninggalkan mereka.
Terdengar,...
"Hikari-chan,tunggu..."
"kitakan cuma bercanda"
"DASAR!!!MENYEBALKAN"gumamku.
saat di pertigaan jalan mereka baru bisa menyamai langkahku. Daiki-kun berjalan disamping kananku dan Ichi disamping kiri.
"Hikari, tadikan cuma bercanda" Ichi mulai merujuk
"HUH"
aku memalingkan wajah.
"maafkan kita ya, Peace???" giliran Daiki sambil memasang tanda V. aku berhenti mendadak. Merekapun mengikutinya.
"fuh, iya" kataku
"nach gitu dong. Hikari memang baik" Mereka tersenyum.
6 tahun aku berteman dengan mereka. Aku mengikuti ayah yang dipindah tugaskan di kota ini saat usiaku 9 tahun.Aku bertemu mereka di kelas 4-3,SD Minami. Hari ini, hari pertama masuk sebagai murid SMU, di SMU Seigaku. Untunglah kami berada di kelas yang sam. Tepatnya di kelas 1-4.
BERSAMBUNG......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar